PTM Dimulai, Bamsoet Ingatkan Kampus Yang Langgar Prokes Bisa Disanksi

Felldy Utama, iNews · Rabu 06 Oktober 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 65 2482149 ptm-dimulai-bamsoet-ingatkan-kampus-yang-langgar-prokes-bisa-disanksi-M1J32k4gnY.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) angkat bicara soal keputusan pemerintah yang telah membuka perkuliahan tatap muka (PTM) di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini. Menurutnya, pengawasan dari pihak pemerintah terhadap kampus yang telah memberlakukan kebijakan tersebut.

Bamsoet mendorong pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KemdikbudRistek) melalui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, agar meminta seluruh perguruan tinggi untuk terus melakukan pembenahan terkait kesiapan dalam pelaksanaan PTM di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

BACA JUGA: Mahasiswa Disyaratkan Sudah Vaksin, UGM Bersiap Gelar PTM Terkendali

Hal ini penting dikarenakan perkuliahan secara tatap muka di lingkungan kampus harus memiliki pola yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka di tingkat TK hingga SMA/SMK.

"Meminta pemerintah melalui Kemdikbudristek tidak tergesa-gesa dalam melaksanakan PTM, karena harus melalui pertimbangan yang matang disamping memperhatikan kesiapan dari Perguruan Tinggi baik negeri ataupun swasta," kata Bamsoet dalam keterangannya yang dikutip Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, pemerintah juga harus mempersiapkan pedoman serta peraturan atau acuan dasar pemberlakuan PTM. Sehingga, aturan ini tidak langsung dilimpahkan ke kampus masing-masing, tetapi berasal dari pusat agar ada kesamaan implementasi PTM.

BACA JUGA: Sambut Perkuliahan Tatap Muka, UK Maranatha Siapkan Hybrid Learning Modern

Mantan Ketua DPR RI itu juga meminta Kemdikbudristek di samping mendata perguruan tinggi yang telah melakukan PTM, juga melakukan pengawasan terhadap perguruan tinggi yang telah melakukan PTM, baik dari kelengkapan infrastruktur, sarana, prasarana, dan kesiapan mahasiswa, dosen, dan seluruh pihak yang terlibat dalam PTM untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

PTM, baik dari kelengkapan infrastruktur, sarana, prasarana, dan kesiapan mahasiswa, dosen, dan seluruh pihak yang terlibat dalam PTM untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Pemerintah jangan ragu memberikan sanksi hingga ke penutupan kembali kampus, apabila persyaratan belum dipenuhi ataupun terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di lingkungan kampus," ujar dia menegaskan.

Di samping itu, kata dia, pemerintah juga harus terus mengakselerasi program vaksinasi covid-19, khususnya kepada kalangan-kalangan yang mulai diharuskan mengikuti aktivitas tatap muka, seperti siswa-siswi, guru, dosen, mahasiswa/i, dan tenaga kependidikan lainnya.

"Hal ini penting guna menciptakan herd immunity yang baik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini