JAKARTA - Kalian pasti pernah melihat tanaman putri malu kan? Yap, tanaman unik satu ini juga sering menjadi bahan pengajaran saat kita duduk di bangku sekolah.
Tanaman putri malu atau yang memiliki nama latin Mimosa Pudica Linn, merupakan tumbuhan dari perdu pendek anggota suku polong-polongan.
Sebagai informasi, tanaman putri malu akan sangat mudah ditemukan di pinggir jalan, taman maupun di pekarangan.
Baca juga: Contoh Teks Laporan Percobaan: Pengertian dan Strukturnya
Baca juga: Cermati, Ini Perbedaan PTN dan PTKIN
Terkenal dengan keunikannya, putri malu akan langsung menguncupkan daunnya saat disentuh. Gerakan lentur yang unik inilah yang telah membuatnya mendapatkan status 'tanaman pemalu'.
Tahu kah kamu? Gerakan apa yang dihasilkan dari tanaman putri malu sehingga bisa menguncupkan dirinya sementara waktu? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan berikut ini ya!
Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, tanaman putri malu akan menguncupkan daunnya saat disentuh. Nah, gerakan menutup dan membukanya daun putri malu itu disebut gerakan nasti.
Secara lengkap, gerak pada tumbuhan putri malu ini disebut juga Tigmonasti. Berasal dari bahasa Yunani, thigma berarti sentuhan.
Selain disebut tigmonasti, gerak ini juga dikenal dengan nama seismonasti. Seismo sendiri berarti getaran.
Gerakan nasti pada putri malu terjadi akibat keseimbangan air pada bantal daun. Bantal daun pada putri malu terletak pada bagian pangkal daun.
Ketika bantal daun kehilangan tekanan, maka daun putri malu akan menguncup. Tetapi ketika tekanan udara bantal daun kembali normal, maka daun putri malu akan mekar kembali.