Setelah berkunjung ke lokasi itu pun Tiara langsung memutuskan untuk memberikan les privat kepada pelajar di sana dengan konsep les yang ada di alam terbuka.
Menurut dia, tempat tinggal pelajar tersebut terbilang susah sinyal sehingga menyulitkan dalam belajar daring.
Dia menceritakan suka dukaya mengajar les privat di pegunungan yakni akses menuju lokasi masih jauh dari layak, karena jalan tidak rata dan masih berupa tanah dan batu. Selain itu lokasi ini juga jarang permukiman penduduk.
Sementara sukanya, lanjut dia, bisa mencerdaskan anak-anak pelosok dan bisa diterima masyarakat dengan baik setelah mengajar les privat di desa tersebut.
"Warga di sini ramah, dan juga antusias sekali. Ketika saya datang dan mengabari bahwa mau ngadain les di sini sambutan mereka welcome, dan saya juga bersyukur karena memang ini menjadi tambahan semangat sekaligus hal baru yang biasanya saya kerjakan di kota dengan segala kemudahan sekarang di lokasi seperti ini," ujarnya.
Baca juga: Tunda Pengumuman Seleksi PPPK, Upaya Mas Menteri Perjuangkan Guru Honorer
Salah seorang siswa, Zahra Aulia (12) mengaku senang bisa belajar dari Tiara karena banyak mendapat pelajaran selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan di sekolahnya.
"Karena di sini terkendala susah sinyal, jadi susah belajarnya karena tidak ada pengajarnya. Kalau sekarang seneng ada Mbak Tiara, kami jadi lebih terbantu," kata siswa kelas VII, SMP N 1 Kokap itu.
Baca juga: Menteri Nadiem: Hampir 100 Ribu Guru Honorer Lolos Seleksi PPPK