Jokowi Dorong Rektor Fasilitasi Mahasiswa untuk Kembangkan Talenta

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 15 September 2021 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 65 2471466 jokowi-dorong-rektor-fasilitasi-mahasiswa-untuk-kembangkan-talenta-pS3Lte7VRh.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para rektor memfasilitasi mahasiswanya untuk mengembangkan talentanya yang terkadang tidak sesuai jurusan yang diambil. Pasalnya dia menilai pilihan prodi, jurusan, dan fakultas tidak selalu berdasarkan pada talenta.

Hal ini disampaikan Jokowi pada pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Kota Surakarta pada Senin 13 September 2021 kemarin.

“Ketidakcocokan itu kadang-kadang terasa saat kuliah. Karena yang kita tahu orang bisa berkarir yang jauh dari ilmu di ijazahnya,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Terkait ketidaksesuaian jurusan dengan karir yang diambil, Jokowi pun menjadikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebagai contohnya.

Baca juga: Jokowi Bilang Mahasiswa Harus Paham Matematika hingga Bahasa

“Ini yang sering saya berikan untuk contoh itu Pak Budi Gunadi Sadikin. Budi Gunadi Sadikin. Itu fakultasnya di ITB Fakultas Teknik Fisika Nuklir, Fakultasnya Teknik Fisika Nuklir. Kemudian, kerjanya di bank, banking. Tapi nyatanya juga bisa melesat sampai menduduki tangga paling puncak direktur utama Bank Mandiri. Melompat lagi jadi Menteri Kesehatan,” paparnya.

Menurutnya, sejak S1 itu mestinya bakat-bakat para mahasiswa difasilitasi. Hal ini dikarenakan semua nantinya ini akan hybrid yang disebabkan ketidakpastian global dan perubahan dunia yang sangat cepat.

Baca juga: Jokowi Minta Rektor Urus Hal-Hal Kecil Mahasiswa Termasuk soal Makan

“Sekali lagi karena semuanya nanti akan hybrid, hybrid knowledge, hybrid skill. Dan ke depan, bukan ke depan sekarang sudah terjadi, banyak job yang hilang, banyak pekerjaan-pekerjaan lama hilang tapi juga muncul banyak pekerjaan baru. Ini yang harus diantisipasi perguruan tinggi,” pungkasnya.

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini