Macam-Macam Cuaca, Pengertian dan Unsurnya

Tim Okezone, Okezone · Rabu 15 September 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 624 2471599 macam-macam-cuaca-pengertian-dan-unsurnya-hhZSANg1AC.jpg Macam-macam cuaca, pengertian dan unsurnya. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Macam-macam cuaca tentu berpengaruh terhadap manusia. Cuaca adalah keadaan udara di atmosfer pada waktu dan tempat tertentu yang sifatnya tidak menentu dan berubah-ubah.

Penilaian terhadap kategori cuaca umumnya dinyatakan dengan memperhatikan kondisi hujan, suhu udara, jumlah tutupan awan, penguapan, kelembapan, dan kecepatan angin di suatu tempat.

Baca juga: 3 Tips Hadapi Quarter Life Crisis: Pentingnya Self Love


Baca juga: Viral! Ini Tipe Anak SMA yang Berbeda-beda di Tiap Tingkat

Secara umum, paling tidak terdapat 7 unsur cuaca, seperti dikutip dari LIPI.

1. Radiasi Matahari


Radiasi yang dipancarkan matahari walaupun hanya sebagian kecil yang diterima permukaan bumi merupakan sumber energi utama untuk proses-proses fisika atmosfer.

Proses-proses fisika atmosfer tersebut menentukan keadaan cuaca dan iklim. Udara timbul karena adanya radiasi panas matahari yang diterima bumi. Tingkat penerimaan panas oleh bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain sudut datang sinar matahari, lama waktu penyinaran matahari, nanyak sedikitnya awan, serta penerimaan radiasi di bumi sangat bervariasi menurut tempat dan waktu.

2. Suhu Udara

Suhu atau temperatur udara adalah derajat panas dari aktivitas molekul dalam atmosfer. Secara fisis suhu didefinisikan sebagai tingkat gerakan yang berasal dari molekul benda, makin cepat gerakan molekulnya, makin tinggi suhunya. Suhu dapat pula didefinisikan sebagai tingkat panas suatu benda. Panas bergerak dari sebuah benda yang mempunyai suhu tinggi ke benda dengan suhu rendah.

3. Tekanan Udara

Udara di atmosfer terdari dari sejumlah gas. Gas-gas ini menekan ke bawah di permukaan bumi, memberikan kekuatan yang kita sebut tekanan atmosfer atau tekanan udara. Tekanan udara bervariasi dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat. Makin tinggi suatu tempat, makin rendah tekanan udaranya.

4. Angin

Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara disekitarnya. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke tempat bertekanan udara rendah.

5. Kelembaban Udara

 

Kelembaban udara adalah kandungan uap air di udara yang terdiri dari kelembaban mutlak, kelembaban nisbi (relatif), maupun defisit tekanan uap air. Kelembaban mutlak adalah kandungan uap air persatuan volume, kelembaban relatif adalah membandungkan kandungan tekanan uap air aktual dengan keadaan jenuhnya. Kelembaban udara umumnya lebih tinggi pada malam hari.

6. Awan

Secara umum, awan terbentuk ketika udara naik mencapai titik embun, suhu dimana udara menjadi jenuh. Dengan adanya inti kondensasi seperti debu, es, dan garam, uap air biasanya mulai mengembun untuk membentuk awan. Ada beberapa mekanisme untuk pendinginan udara, yaitu pendinginan adiabatik dan pendinginan karena dipaksa naik melalui penghalang fisik seperti gunung (pengangkatan orografis).

7. Hujan

 

Hasil akhir dari perpaduan unsur-unsur cuaca adalah hujan. Suatu kejadian hujan biasanya disebabkan bukan hanya karena satu tipe gerakan udara, melainkan oleh gabungan dari beberapa tipe gerakan udara.

Ada dua tipe utama dan tipe penting sumber curah hujan di Indonesia. Tipe utama terdiri dari curah hujan konveksional dan curah hujan orografik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini