Mahasiswa Sulap Limbah Kardus Jadi Dekorasi Interior yang Elegan

Avirista Midaada, Okezone · Senin 13 September 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 65 2470632 mahasiswa-sulap-limbah-kardus-jadi-dekorasi-interior-yang-elegan-tAOhYCk5Si.jpg Limbah kardus diubah jadi dekorasi interior. (Ist)

MALANG - Banyaknya limbah kardus dan kaca membuat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tergerak mengolahnya menjadi produk dekorasi interior.

Limbah kardus dan kaca disulap tiga mahasiswa UMM, yaitu Dewi Kristin Amalia Wijaya, Wafiq Anggi Mausa Aini, dan Hana Hanifah, menjadi suatu kreasi kaca hias bernama sunmirror.

Dewi Kristin Amalia Wijaya mengatakan, ide ini terinspirasi dari naiknya minat masyarakat untuk mendekorasi rumah di saat pandemi. Karena itu, ia dan kedua temannya akhirnya memutuskan memilih limbah untuk dibuat menjadi hiasan kaca ramah lingkungan. Limbah dipilih karena memiliki harga yang terjangkau bagi konsumen.

“Dalam pembuatan sunmirror ini, kami berfokus ke tiga bahan yaitu kardus, kaca, dan tusuk kayu. Bahan bakunya kami dapatkan dari tukang loak, namun kedepannya kami ingin bekerja sama dengan bank sampah untuk mempermudah suplai bahan baku,” ucap Amalia, melalui rilis yang diterima, Senin (13/9/2021).

Sebelum menjadi sebuah karya yang estetik, Amalia terlebih dahulu mengolah limbah kardus, kaca, dan tusuk kayu bersama dua rekannya.

"Untuk sekarang proses pengolahan limbah masih saya lakukan secara mandiri bersama anggota tim yang lain. Namun untuk kedepannya kami akan melakukan kerjasama dan memberdayakan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mengolah dan mengelola proses produksinya agar bisa lebih efisien,” katanya.

Kini dari hasil olahannya bahan-bahan limbah tersebut sudah ada 37 produk yang telah jadi. Targetnya bakal ada 100 produk yang siap diproduksi di tahap ketiga ini. "Setelah target itu terpenuhi, sunmirror yang sudah siap akan dipasarkan ke masyarakat luas," ujarnya.

Nantinya promosi secara online dan offline kepada masyarakat, agar produk yang simpel dengan nilai dekorasi menarik ini bisa dipasarkan dengan harga yang terjangkau.

"Kami juga ingin agar nantinya kami bisa menjalin kerjasama dengan para warga sekitar dalam menjalankan usaha ini. Semoga dengana danya inovasi ini dapat mengurangi limbah serta dapat membantu perekonomian di sekitar saya," tuturnya.

Sunmirror juga menjadi salah satu karya Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos pada tahap pendanaan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen-Dikti).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini