Share

Tinjau PTM Terbatas, Disdik DKI Jakarta: Semua Berjalan Sesuai SOP

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Senin 30 Agustus 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 65 2463285 tinjau-ptm-terbatas-disdik-dki-jakarta-semua-berjalan-sesuai-sop-cs11SXzjqo.jpg Illustrasi siswa sekolah tatap muka (foto; Okezone)

JAKARTA - Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengungkapkan hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Cakung Barat 15, Jakarta Timur.

“Kita kan memang seluruh sekolah 610 itu dimonitor oleh pejabat atau pengawas, sejauh ini belum ada laporan yang signifikan tentang terjadinya hal yang tidak dinginkan. Semuanya berjalan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan melalui assesmen 1-2 dan pelatihan-pelatihan,” kata Taga kepada wartawan, Senin (30/8/2021).

Baca juga:  Survey KPAI: Kesiapan Sekolah untuk PTM Meningkat

Ia menegaskan, bahwa PTM yang dilaksanakan di sekolah tersebut sudah berjalan sesuai SOP yang ditetapkan.

“Jadi apa yang saya amati sebagai contoh di sini saya amati ini benar-benar protokol kesehatan dijaga dengan ketat dari mulai anak masuk sekolah, cuci tangan lalu datang ke kelas kemudian di kelas ada jaga jarak 1,5 meter, sampai waktu pulang pun dari sekolah keluar itu saya amati alhamdulillah teman-teman guru itu sangat bertanggungjawab terhadap prokes,” katanya.

Baca juga:  Orangtua Pilih Antarjemput Anaknya ke Sekolah

Taga menjelaskan, bahwa sekolah tersebut memastikan seluruh peserta PTM mematuhi protokol kesehatan.

“Yang saya pantau di SD Cakung Barat 15 itu sudah sesuai dengan SOP jadi setiap meja hanya 1 orang dan ada garis silang untuk tidak diduduki siswa, jadi diperkirakan ada 1,5 meter jaraknya, kedua guru juga memastikan anak-anak itu membawa makanan membawa minuman untuk apa untuk mereka kalau istirahat tidak jajan tapi makan yang dibawa,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa pihak sekolah memastikan seluruh siswa untuk melakukan pengecekan suhu tubuh.

“Saya lihat pengecekan suhu dari awal suhu tubuh ya dari pintu gerbang dicek oleh petugas sekuriti lalu ada satu dua juga untuk mencatat supaya tidak hilang hasil cek suhu tubuh itu dibawa ke guru kelas, dan itu ditulis semua, ditulis lalu setelah belajar kemudian keluar dari kelas pun lewat jalur berbeda agar tidak terjadi pertemuan antara anak yang masuk dan keluar,” sambungnya.

Ia mengakui bahwa pihak pengelola sekolah tersebut bekerja secara optimal dalam menangani PTM hari pertama di Jakarta. “Saya kira ini cukup bagus pengelolaannya sesuai SOP,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jakarta dimulai pada Senin, 30 Agustus 2021. PTM diselenggarakan di 610 sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK.

Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan wajib sudah vaksinasi lengkap bagi sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas. Adapun capaian vaksinasi tenaga pendidik DKI Jakarta berjumlah 85,15%, sedangkan untuk peserta didik berjumlah 94,03%. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini