DEPOK - Universitas Indonesia (UI) dan PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menjalin kerja sama strategis, yang diharapkan akan memberi kontribusi dalam kemajuan ekosistem industri kesehatan di Indonesia melalui Penelitian dan Pengembangan Obat Berbasis Bioteknologi.
"UI dan Etana menyepakati dan berkomitmen akan melakukan penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan pengembangan obat berbasis bioteknologi, yang dapat diproduksi dan dipasarkan dalam skala industri," kata Rektor UI Prof Ari Kuncoro dalam keterangan di Depok, Jawa Barat, Kamis (5/8/2021).
Baca juga: Webometric Tempatkan UI Jadi Kampus Terbaik di Indonesia dan Peringkat 9 di Asia Tenggara
Hal itu, kata dia, dilakukan guna mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, dan menciptakan ketahanan kesehatan nasional.
Kerja sama UI dengan Etana itu, kata Rektor, merupakan langkah awal dalam membentuk kemitraan strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia di UI untuk menjadi lebih kompeten di bidang kesehatan, khususnya bioteknologi.
"Kami berharap hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan dunia kesehatan di Indonesia. Selama ini, berbagai riset telah dilakukan di UI, terutama di masa pandemi COVID-19, guna membantu pemerintah dalam menghadapi berbagai masalah dan dampak akibat penyakit tersebut," katanya.
Baca juga: 2 Mahasiswa UI Raih Penghargaan di Forum Ortodontik Asia Pasifik
Ia mengemukakan bioteknologi sudah berkembang sedemikian pesat, terutama di negara-negara maju. Teknologi ini memungkinkan manusia memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker.
“Kami berharap, lewat kerja sama di bidang bioteknologi modern bersama Etana, akan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi orang banyak,” kata Ari Kuncoro.