Share

Demi Bantu Orangtua, Siswi SD Ini Rela Putus Sekolah dan Menjual Gorengan

iNews TV, MNC Media · Jum'at 30 Juli 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 65 2448316 demi-bantu-orangtua-siswi-sd-ini-rela-putus-sekolah-dan-menjual-gorengan-WNM6U8zm3h.jpg Foto: Dharmawan Hadi

SUKABUMI - Yayasan Tarbiyah Islamiyah (Yasti) Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat merespon positif kisah Salma, bocah kelahiran Desa Padaasih, Cisaat, Sukabumi yang rela putus sekolah dan menjual gorengan demi membantu orang tua.

Hal tersebut terlihat saat sejumlah perwakilan Guru dan pengurus Yasti mengunjungi rumah Salma di Gang Makam Kampung Cipancur RT 26/06 Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis 29 Juli 2021.

Baca juga:  Sang Ibu Lumpuh Kaku, Remaja Ini Terpaksa Putus Sekolah

Yasti memastikan, Salma, bocah penjual gorengan yang kisahnya viral di jejaring media sosial tersebut diterima di MTS Yasti 3. Seperti yang diungkapkan Ketua Dewan Pembina Yasti Asep Ikhwan kepada awak media.

"Alhamdulilah, kami dari Yayasan merespon positif dan siap membantu adik Salma untuk mengikuti proses belajar mengajar di MTS Yasti 3 secara gratis. Bahkan, kami pun akan membantu adik Salma dengan menggratiskan seluruh biaya pendidikan hingga tingkat SLTA di Yasti," ungkap Asep kepada wartawan.

Baca juga:  Mengharukan, Bocah 12 Tahun Rawat Ayahnya yang Sakit Tumor Otak Seorang Diri hingga Putus Sekolah

Asep menuturkan, bahwa sebelum kisah Salma tersebut viral di jejaring sosial, Yayasan yang dipimpinnya tersebut telah menjalankan program biaya sekolah gratis bagi ratusan Yatim Piatu.

"Memang benar, sebelum adik Salma ini, sebetulnya Yasti juga mempunyai program gratis biaya sekolah bagi Yatim Piatu yang alhamdulilah masih berjalan hingga sekarang," tutur Asep.

"Hingga saat ini, dari 3.000 siswa yang ada, 300 siswa diantaranya dibebaskan dari biaya sekolah dan sekarang dan alhamdulilah sudah ada sekitar 150 siswa yang telah lulus," terangnya.

Sebelumnya, Salma merupakan siswa kelas 6 dari salah satu sekolah dasar. Ekonomi menjadi faktor utama dirinya harus putus dan tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi hingga rela berjualan gorengan demi membantu kedua orang tuanya.

Kisah Salma, bocah penjual gorengan tersebut viral di Jejaring Sosial hingga mengetuk hati sejumlah dermawan untuk memberikan bantuan. Diantaranya adalah Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni yang telah mengunjungi Salma dan berniat untuk menjamin seluruh biaya sekolah Salma, Kepala Kejaksaan Tinggi Cibadak, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini