Wisuda 711 Pascasarjana, Rektor UGM Harap Lulusan Berperan Atasi Pandemi Covid-19

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 28 Juli 2021 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 65 2447292 wisuda-711-pascasarjana-rektor-ugm-harap-lulusan-berperan-atasi-pandemi-covid-19-qmaMcxRRN1.jpeg Universitas Gajah Mada (foto: ist)

SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda program pascasarjana secara daring, Rabu (28/7/2021). Jumlah yang diwisuda sebanyak 711 lulusan. Terdiri dari 581 lulusan Program Magister (S2), empat wisudawan merupakan warga negara asing (WNA), 75 lulusan Program Spesialis , dan 55 orang lulusan Program Doktor (S3), dua di antaranya wisudawan WNA.

Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono mengatakan, saat ini Indonesia tengah menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 dengan kemunculan varian-varian baru yang lebih mudah menular. Fasilitas kesehatan mulai kesulitan menampung pasien yang terus berdatangan, sementara dampak pandemi di berbagai segi kehidupan semakin terasa.

"Situasi ini menuntut kita untuk terus memikirkan upaya-upaya penanganan yang cepat dan tepat, agar pandemi segera mereda sebelum menimbulkan dampak-dampak yang lebih serius," katanya.

Baca juga: Tim Eko Engineer UGM Raih Gold Medal pada IEI2C 2021

Pemerintah Pusat dan Daerah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengupayakan penurunan angka penularan dan kematian, penguatan kapasitas layanan kesehatan, percepatan vaksinasi, dan penyaluran bantuan sosial kepada kelompok terdampak. Upaya-upaya ini perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak agar tujuan perbaikan kondisi dapat tercapai.

“Para wisudawan dan wisudawati juga diharapkan dapat turut ambil bagian dalam berbagai upaya kreatif mengatasi pandemi sesuai bidang yang ditekuni,” paparnya..

Baca juga: Laboratorium UGM Maksimalkan Layanan Pemeriksaan Sampel Covid-19

Panut menjelaskan, salah satu pelajaran dari pandemi adalah pentingnya sinergi berbagai bidang ilmu untuk mengatasi persoalan-persoalan di tengah dunia yang telah begitu terkoneksi. Cobaan saat ini mungkin terlihat begitu sulit, namun jika saling mendukung satu dengan yang lain, optimis bisa melewatinya.

Karenanya, UGM mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk terlibat dalam upaya tersebut dengan memperkuat solidaritas sosial dan ke-gotong-royongan dalam menanganani situasi krisis pandemi serta disiplin dalam protokol kesehatan.

"Mari kita perkuat jati diri UGM sebagai universitas yang selalu dekat dengan rakyat, dan peduli pada masalah-masalah kemanusiaan,” terangnya.

UGM sendiri sejak awal pandemi, telah berkontribusi untuk mengatasi pandemi serta dampak-dampak yang dibawanya, melalui sejumlah inovasi kebijakan maupun produk-produk hasil riset serta peningkatan kapasitas layanan kesehatan. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini