Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riset Terapan Vokasi Dorong Peningkatan Kualitas BUMDes

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Jum'at, 23 Juli 2021 |12:01 WIB
 Riset Terapan Vokasi Dorong Peningkatan Kualitas BUMDes
foto: Sindonews
A
A
A

Dalam paparannya, Wakil Mendes PDTT Budi Arie Setiadi melihat potensi dan kemajuan BUMDes sangat tergantung kondisi anak muda di desa. “Kemajuan desa dan BUMDesnya tergantung pada kondisi anak mudanya, sumber daya, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, warga desa bukan sekadar penonton pembangunan. “Banyak anak muda membuat potensi maju jauh lebih besar. Jadi beri kesempatan oleh pemerintah desa. Kalau bisa pengelola BUMDes diberikan kepada anak muda,” ujar Budi.

Link and Match

 

Budi dan Eko melihat Pendidikan vokasi sangat berkontribusi menyelesaikan masalah ekonomi desa. “Karenanya ketrampilan dan Pendidikan vokasi ini penting, karena pembangunan desa , masalah BUMDes adalah mengenai kelangkaan dan kesenjangan sumber daya yang mumpuni,” ujar Budi.

Eko menambahkan, pendidikan vokasi harus sesuai dengan potensi dari desa masing-masing. “Sehingga anak-anak di desa tidak perlu mencari kerja ke daerah lain setelah mendapatkan pendidikan vokasi. Mereka bisa bekerja di daerah dan membangun daerahnya,” ujarnya.

Tim Riset Keilmuan Terapan Kemendikbud Ristek, Otto Purnawarman mengatakan, program riset terapan berbasis demand driven sehingga berkontribusi dalam menyelesaikan masalah nyata, baik di dunia usaha, industry, dan masyarakat sipil.

"Masalah yang sehari-hari di masyarakat dan industry bisa terselesaikan. Solusi yang diselesaikan riset terapan harus meningkatkan produktivitas, akurasi, efisiensi, efektivitas, dan berkontribusi menyelesaikan masalah ekonomi dan sosiak,” kata Otto.

Selain riset terapan, juga bagaimana kurikulum disusun bersama berbasis kebutuhan industry, pembelajaran berbasis project riil yang dihadapi masyarakat baik dunia usaha dan dunia kerja.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement