APA kabar kualitas pendidikan di Banten? Kemana arah pendidikan dalam balutan janji politik saat ini? Tragis. Pendidikan dijalankan bukan karena amanat konstitusi tetapi berbasis pencitraan, maka pilihannnya adalah “kalkulasi” gratis untuk masyarakat. Kata gratis menjadi “hipnotis” sekaligus mantra “bim salabim” bagi pihak sekolah untuk terus dapat berakrobat dengan kehidupannya.
Bim salabim, jadi apa, prok prok, ayo bantu, jadi apa : pendidikan gratis.
Pendidikan gratis telah menyulap adanya fakta kesulitan biaya operasional SMAN dan SMKN. Pada tahun 2017, pendidikan gratis yang mengalokasikan Rp 500.000,-/persiswa, tidak terlaksana karena menjadi SILPA.
Pada tahun 2018 kembali dianggarkan Rp 1.000.000,-/persiswa namun kembali menjadi SILPA. Sejak 2019 pendidikan gratis adalah pengalokasian anggaran dana BOSDA untuk pembayaran gaji guru dan tenaga tata usaha honorer, lengkap dengan tunjangannya, seperti tunjangan Wali Kelas, Pembina Eskul dan lain sebagainya.
Baca Juga: Registrasi Akun LTMPT Tahap 2 Ditutup Hari Ini Jam 15.00