Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Kampus Penerima Dana Hibah Penelitian Terbesar

5 Kampus Penerima Dana Hibah Penelitian Terbesar
Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: Dok/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 5 kampus akan menerima dana hibah penelitian Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) terbesar. Dana berasal dari Kemenristek/BRIN.

Adapun kelima kampus tersebut yakni Universitas Indonesia (UI) yang akan menerima Rp45,9 miliar; Universitas Gajah Mada (UGM) akan menerima Rp40,5 miliar.

Lalu Institut Teknologi Bandung (ITB) akan menerima Rp40,3 miliar; Universitas Airlangga (Unair) akan menerima Rp39,1 miliar dan Universitas Diponegoro (Undip) Rp38,8 miliar.

Baca Juga: Kemenristek Gulirkan Rp400 Miliar Dana Hibah Penelitian 12 PTN, Terbesar UI Rp45,9 Miliar

Dana ini juga akan diberikan kepada 7 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) lainnya di 2021 ini. Hibah penelitian ini ditujukan untuk menghasilkan riset inovasi yang berguna di masyarakat.

Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, kampus lainnya yang akan menerima hibah yakni; Institut Pertanian Bogor (IPB) akan mendapatkan Rp33,3 miliar; Universitas Padjajaran (Unpad) Rp34.2 miliar; kemudian Universitas Sumatera Utara (USU) mendapat Rp30,5 miliar.

Baca Juga: Persaingan Ketat, Dosen PTS Semakin Sulit Raih Dana Hibah Penelitian

Selanjutnya Universitas Hasanuddin (Unhas) mendapat Rp29,1 miliar; Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Rp28,5 miliar; Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Rp24,2 miliar; dan Universitas Sebelas Maret (UNS) mendapat Rp15,2 miliar.

"Mudah-mudahan pengalokasian anggaran ini bisa memicu riset dan inovasi yang lebih produktif lagi. Lebih inetensif lagi di masing-masing institusi dan kepada pimpinan universitas untuk bisa memanaje angaran ini sebaik mungkin," katanya pada Pengumuman Pendanaan Penelitian untuk PTN BH dan Tematik secara daring sebagaimana dikutip pada Rabu (17/2/2021).

Sementara Plt Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek/BRIN Muhammad Dimyati menuturkan, pendanaan BOPTN untuk PTN BH pada tahun 2021 ini dialokasikan Kemenristek/BRIN kurang lebih sebanyak Rp400 miliar. Mekanisme penetapan pemenang riset sangat ketat. Selain itu kinerja yang dipakai untuk pembagian alokasi dana ke 12 PTN BH ini berhasal kinerja output publikasi 3 tahun sebelumnya.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement