Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebanyak 103 Satuan Pendidikan Rusak Akibat Gempa di Sulawesi Barat

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |17:34 WIB
Sebanyak 103 Satuan Pendidikan Rusak Akibat Gempa di Sulawesi Barat
Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang Mamuju dan Majene. (Foto: Maman Sukirman)
A
A
A

“Kami terus melakukan koordinasi dalam melakukan pendataan, kebutuhan, dan intervensi yang dibutuhkan,” tutur Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kemendikbud, Hendarman, di Jakarta pada Selasa (19/1/2021).

Kemendikbud telah membuka posko di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD Dikmas) di Kabupaten Mamuju dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Kabupaten Majene.

Berdasarkan laporan dari tim posko di lapangan, telah didirikan lima buah tenda pengungsian di BP PAUD Dikmas. Selain itu, didirikan pula 20 buah tenda ruang kelas darurat untuk aktivitas pendidikan yang didatangkan dari Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Tengah.

“Bantuan logistik darurat seperti makanan siap saji, sembako dan kebutuhan pengungsi lainnya juga turut diberikan,” terang Hendarman.

Gempa yang terjadi sejak Kamis (14/1) lalu memberikan dampak kepada 1.203 satuan pendidikan, 192.027 peserta didik, serta 16.620 pendidik dan tenaga kependidikan yang berada di Provinsi Sulawesi Barat. Berikut adalah upaya respons bencana yang dilakukan di bidang pendidikan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement