SURABAYA - Tim mahasiswa ITS Surabaya menawarkan strategi pembangunan infrastruktur efektif dengan menggunakan aluminium formwork system.
Para mahasiswa yang terdiri atas Amaluddin Fajar, Risnandha Hermawati, dan Friska Ervanda tergabung dalam nama tim Frict menawarkan strategi konstruksi untuk pembangunan sebuah gedung.
Strategi ini menggunakan aluminium formwork sebagai bekisting sebab dinilai dapat mempercepat proses pengerjaan dan menghemat biaya.
Baca Juga: Pengawet Kayu, Mahasiswa UGM Kembangkan Teknologi Redestilasi
Amaluddin Fajar menuturkan, bekisting aluminium formwork berbentuk modul puzzle dan bersifat all in one system. Terminologi all in one system artinya pelaksanaan pemasangan bekisting langsung menjadi satu kesatuan dalam item struktur mulai dari balok, pelat, kolom, dan shearwall.
“Hal ini menyebabkan tidak ada progres proyek yang tertinggal, jadi tidak ada waktu dan biaya terbuang yang menambah biaya overhead proyek,” kata Fajar mahasiswa ITS cerdas ini pada Jumat (20/11/2020).
Baca Juga: Dies Natalis ke-62, UPNVY Deklarasikan Kampus Sehat
Dia melanjutkan, jenis bekisting ini dinilai lebih efektif untuk pembangunan gedung-gedung tinggi dengan lantai tipikal, di mana setiap lantainya tidak terdapat perbedaan struktur yang signifikan.