Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Korona, Mahasiswa Ubaya Buat Hand Sanitizer dari Lidah Buaya

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2020 |22:59 WIB
Antisipasi Korona, Mahasiswa Ubaya Buat <i>Hand Sanitizer</i> dari Lidah Buaya
Mahasiswa Fakultas Farmasi Ubaya sedang memasukkan hand sanitizer bentuk gel ke botol kemasan. (Foto : VOA/Petrus Riski)
A
A
A

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Surabaya, Endang Wahyu Fitriani mengatakan, selain dikenal bermanfaat untuk menyuburkan rambut, lidah buaya berkhasiat sebagai anti-iritasi dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik. Penggunaan ekstrak aloe vera ke hand sanitizer, kata Endang, mampu bersinergi dengan alkohol yang sama-sama bersifat disinfektan.

“Secara medis, lidah buaya itu punya efek anti-iritan, punya efek pelembut, dan punya efek untuk desinfeksi. Kalau digunakan sendiri efeknya tidak akan sebesar alkohol, sehingga seringkali dicampurkan supaya efeknya itu sinergis. Kemudian, selain itu di kosmetik, lidah buaya itu yang paling terkenal sebetulnya itu, selama ini untuk penumbuh rambut, penyubur rambut, jadi secara tradisional kan banyak dipakai. Tapi terus yang semakin berkembang ke sini juga untuk kulit, karena dia bisa mencegah iritasi di kulit, sehingga banyak digunakan untuk kosmetik,” tuturnya.

Seorang mahasiswa Fakultas Farmsi Ubaya sedang mengolah tanaman Lidah Buaya sebagai salah satu bahan pembuat hand sanitier (Foto : VOA/Petrus Riski).

Banyaknya potensi dan manfaat tanaman lidah buaya, menurut Endang, yang dapat dikembangkan masyarakat umum untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Kami rasa ini merupakan satu peluang yang cukup baik, untuk di satu sisi kita bisa mendapatkan hand sanitizer dengan efektivitas yang optimal. Yang kedua, kita juga bisa sambil mengembangkan potensi alam yang kita punya. Jadi, karena Indonesia ini kaya sekali dengan lidah buaya, mendapatkannya juga mudah sehingga di masyarakat sendiri itu pemanfaatannya bisa dikembangkan masyarakat,” kata Endang.

Ia menambahkan, pembuatan hand sanitizer ini akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi seluruh kampus, seperti lift, ruang sidik jari, ruang rapat, dan perpustakaan. Selain itu, produk ini akan dijual di bursa atau toko di Fakultas Farmasi Ubaya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement