Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UI Raih Peringkat 59 Perguruan Tinggi di Asia

Adhyasta Dirgantara , Jurnalis-Jum'at, 29 November 2019 |17:34 WIB
UI Raih Peringkat 59 Perguruan Tinggi di Asia
Kampus UI (Dok UI)
A
A
A

Pencapaian UI tidak terlepas dari pemenuhan keseluruhan parameter. Berdasarkan hasil kalkulasi yang dilakukan tim QS, UI juga unggul pada Kualitas Tenaga Pendidik, Reputasi Akademis, Jumlah Tenaga Pendidik Asing di UI serta Kegiatan belajar-mengajar di setiap fakultas. Selain itu, indikator lain yang berhasil dipenuhi di antaranya peningkatan signifikan dalam publikasi jurnal.

Di penghujung tahun 2019 ini, UI juga dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi pertama di Asia dengan pertumbuhan publikasi tertinggi di Scopus. Peringkat kedua dan ketiga merupakan perguruan tinggi dari India. Produktivitas jumlah publikasi internasional selama periode 2015-2019 semakin meningkat. Demikian pula, peningkatan pesat dalam jumlah dosen UI yang memiliki publikasi di Scopus, yaitu mencapai 1.040 dosen UI.

Pemeringkatan QS Asian University Rankings menggunakan sebelas parameter. Terdapat satu indikator terbaru adalah International research network (10%) yang mengukur keterbukaan perguruan tinggi dengan dunia internasional dalam hal kolaborasi penelitian.

Sedangkan ke-sepuluh indikator lainnya yaitu Academic reputation (30%) mengukur unsur akademik secara menyeluruh, Employer reputation (20%) mengukur kualitas tenaga pendidik perguruan tinggi, Faculty/student ratio (15%) mengukur keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi, Citations per paper (10%) mengukur jumlah kutipan (citation) pada setiap publikasi ilmiah yang dihasilkan para sivitas akademika perguruan tinggi, Paper per Faculty (10%) mengukur jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan para sivitas akademika perguruan tinggi, Staff with PhD (5%) mengukur proporsi pengajar dengan pencapaian jenjang akademik tertinggi yaitu Doktor, Inbound Exchange Students (2.5%) mengukur jumlah mahasiswa asing yang berkuliah ke perguruan tinggi tersebut dalam rangka pertukaran pelajar sedikitnya satu semester, International Faculty (2.5%) mengukur jumlah ekspatriat/tenaga pendidik asing di fakultas/perguruan tinggi, International Student (2.5%) mengukur jumlah mahasiswa asing di fakultas/perguruan tinggi Outbond Exchange Students (2.5%) mengukur jumlah mahasiswa perguruan tinggi tersebut yang berpartisipasi sedikitnya satu semester pada program pertukaran mahasiswa di level internasional.

(Fakhri Rezy)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement