Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sikap Optimistis vs Pesimistis, Setelah Diteliti Ternyata Ini Dampaknya!

Adhyasta Dirgantara , Jurnalis-Rabu, 04 September 2019 |06:18 WIB
Sikap Optimistis vs Pesimistis, Setelah Diteliti Ternyata Ini Dampaknya!
Optimistis (Foto: Okezone.com/Utahpeoplespost)
A
A
A

Hasilnya pun mengejutkan, wanita-wanita yang hidupnya selalu optimistis, memiliki umur lebih panjang 14,9% dari wanita lainnya yang selalu pesimistis. Sedangkan untuk pria, pria yang optimistis memiliki umur lebih panjang 10,9% dari pria lainnya yang memiliki kebiasaan pesimistis. Mereka juga memiliki kesempatan hidup untuk mencapai umur 85 tahun lebih besar dari orang lainnya.

 Pesimis

Setelah itu, para peneliti menyarankan kepada orang-orang optimis untuk meningkatkan porsi olahraga dan diet menyehatkan mereka. Tidak hanya itu, mereka juga disarankan untuk tidak merokok atau minum minuman keras. Sebab, dengan begitu kaum-kaum optimistis bisa mengendalikan kondisi stres mereka lebih baik dari kaum pesimistis.

Bagaimanapun juga, jika Anda masuk ke dalam kaum pesimistis, tidak perlu berkecil hati. Berdasarkan penelitian, Anda bisa memperbaiki diri untuk menjadi orang yang optimistis dengan bimbingan yang mumpuni. Meski demikian, masih belum jelas apakah kebiasaan hidup bisa memengaruhi panjang atau pendeknya umur kita.

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement