Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hakteknas 2019 Diwarnai 18 Kegiatan Ilmiah

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 26 Agustus 2019 |17:03 WIB
Hakteknas 2019 Diwarnai 18 Kegiatan Ilmiah
Gelaran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional. (Foto: Okezone.com/Kemenristekdikti)
A
A
A

DENPASAR - Gelaran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2019 yang berlangsung di Bali diwarnai dengan adanya 18 kegiatan ilmiah. Hal ini bertujuan membangun jaringan sesama akademisi, bisnis, dan pemerintah, serta kementerian IPTEK dan inovasi lainnya.

Baca Juga: Mahasiswa Dituntut Tidak Hanya Andalkan Materi Kuliah untuk Belajar Berfikir Kreatif

"Kegiatan Ilmiah ini dijadikan sebagai upaya penyebar luasan informasi terkait kebijakan, program prioritas, progres dan capaian pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang inovasi anak bangsa," ujar Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Jumain Appe dalam rangkaian acara Hakteknas 2019 di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Bali, Senin (26/8/2019).

Kemenristekdikti

Dia menyatakan, kegiatan ilmiah juga dijadikan sebagai wahana ekspos hasil riset dan inovasi teknologi. Hal ini untuk membangun intermediasi antara perguruan tinggi dan lembaga Litbang di satu sisi, dengan dunia industri dan masyarakat di sisi yang lain.

Baca Juga: Dewan Riset Nasional 2019-2022 Resmi Dikukuhkan, Ini Susunannya

"Sehingga terbina kondisi simbiosis mutualis untuk mendorong tumbuhnya sumber daya manusia yang unggul dan percepatan hilirisasi iptek dan teknologi untuk kemajuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang," jelas dia.

Sebanyak 18 kegiatan ilmiah yang berlangsung di Bali merupakan bagian dari rangkaian 75 kegiatan ilmiah di sepanjang tahun 2019. Selebihnya, satu kegiatan dilaksanakan di luar negeri yaitu London dan 56 kegiatan lainnya tersebar di beberapa wilayah Indonesia di antaranya: Provinisi Sumut, Jambi, NTB, Jateng, Sulawesi Tenggara dan lainnya.

Adapun kegiatan yang dibuka oleh Menristekdikti Mohamad Nasir ini meliputi workshop, temu ilmiah, sidang paripurna, seminar dan simposium yang diselenggarakan oleh stakeholder IPTEK dan beragam inovasi. Baik itu yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga Litbang, dunia usaha dan industri serta berbagai asosiasi profesi dan praktisi.

Selain kegiatan ilmiah, juga dilakukan peluncuran produk inovasi perguruan tinggi antara lain, peluncurkan Ice Institut, LMPT, ID Menulis, E Office dan sekaligus penyerahan izin prinsip pendidikan universitas Cyber Asia.

Tak hanya itu, terdapat juga penandatanganan MoU dengan lima kementerian dan lembaga, sebagai upaya untuk meningkatkan pengembangan riset dan teknologi. Kelimanya yakni dengan Kementerian Pertahanan, Kementerian Hukum dan Ham, Kementerian Sosial, PT Tata Sarana Mandiri, serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement