JAKARTA - Tugas Akhir (TA) Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini berbeda dari yang lainnya. Jika biasanya hanya ratusan halaman, tapi tidak dengan TA milik Muharom Gani Irwanda. Isinya apa saja?
Baca Juga: Tugas Akhir Mahasiswa ITS Ini Mengejutkan, Tebalnya 3.045 Halaman
Mantan juara Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) 2017 ini menyampaikan bahwa selama proses pengerjaan, ia terus memantau layar laptop selama 15 jam. Tak tanggung-tanggung, selama satu minggu sebelum sidang ia rela memangkas jam tidurnya menjadi dua jam per hari.

“Bahkan ibu saya sampai khawatir dan akhirnya ikut ke Surabaya untuk menemani selama proses pengerjaan tersebut, ibu benar-benar supporting untuk saya,” tuturnya sambil tersenyum, seperti dikutip dari laman ITS, Rabu (24/7/2019).
Baca Juga: Limbah Plastik untuk Campuran Aspal, Ternyata Ini Manfaatnya
Gani, demikian dia biasa disapa, mengaku menyelesaikan bab empat hingga lampiran tidak lebih dari satu bulan. Pasalnya, ia sedang mengikuti magang bersertifikat dari salah satu perusahaan BUMN dan ia baru benar-benar mengerjakan TA pada tujuh hari sebelum Lebaran. Dia 'ngebut' mengerjakan lagi tanggal 29 Juni sampai 5 Juli lalu.
Seluruh bagian TA milik pria kelahiran Bojonegoro dikerjakan melalui program Microsoft Excel. Jika biasanya ketebalan TA ada pada lampiran, beda cerita dengan mahasiswa yang fokus pada manajemen konstruksi ini. Untuk bab satu sampai tiga dia kerjakan dari halaman 1 hingga 152. Selanjutnya bab empat sampai delapan dari halaman 153 sampai 2.893.

“Sisanya adalah lampiran dan cover,” ujarnya, yang juga mengaku terkejut kalau jumlah halaman TA mencapai tiga ribuan halaman.
(Rani Hardjanti)