Kemudian dari sisi kecurangan, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Muchlis Rantoni Luddin menyebut masih ada kecurangan pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Berdasarkan hasil verifikasi, sebanyak 55 anak melakukan pelanggaran.
Untuk penanganannya, pelaku kecurangan mendapat sanksi berupa nilai “0”. Namun, mereka mendapatkan kesempatan untuk ujian ulang pada 12 Juni mendatang di sekolah masing-masing.
Berdasarkan data Kemendikbud, ada 15 SMP terbaik dengan raihan nilai UN tertinggi, di antaranya:
1. SMP Negeri 5 Yogyakarta, nilai UN 95,26
2. SMP Negeri 4 Pakem Yogyakarta, nilai UN 94,22
3. SMP Negeri 11 Jakarta, nilai UN 93,78
4. SMP Negeri 8 Yogyakarta, nilai UN 93,61