JAKARTA – Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) menerima kuliah umum dari Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini di Kampus Bela Negara Kompleks IPSC, Sentul, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Kuliah umum yang bertajuk ‘Berinvestasi di Pasar Modal Sebagai Sarana Strategi Pertahanan Negara’ itu di buka oleh Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Marsekal Muda TNI Siswo Pudjiatmoko.
Pemaparan kuliah umum diawali dengan mengenalkan tentang struktur pasar modal, yakni memperlajari konsep dasar pasar modal di mana hampir perusahaan di dunia semuanya menjadi perusahaan go publik dan bukan bersifat private.
Kemudian soal kondisi pasar modal Indonesia saat ini, di mana masyarakat Indonesia masih awam tentang pasar modal. Hal ini berdampak pada instrumen pasar modal Indonesia yang justru dikuasai asing sehingga terjadinya arus keluar modal asing (capital outflow), kemudian Rupiah terdepresiasi yang berimplikasi pada ekonomi tertekan, yang memungkinkan timbulnya stabilitas pertahanan terganggu.
Juga soal investasi di pasar modal sebagai sarana pertahanan negara melalui portofolio yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, maka capital outflow dapat ditekan, keuntungan mengalir ke pintu-pintu rumah masyarakat Indonesia, terjadi stabilitas Rupiah, sehingga adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan stabilitas pertahanan negara terjaga.
Pada kesempatan ini juga Reza juga menjelaskan tentang program ‘Yuk Nabung Saham’ yang bertujuan agar para mahasiswa mengerti dan bisa memiliki saham dari perusahaan besar di Indonesia, serta merasakan untungnya.