Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim Mobil Hemat Energi ITS Torehkan Prestasi di Shell Eco Marathon Asia

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 03 Mei 2019 |11:12 WIB
Tim Mobil Hemat Energi ITS Torehkan Prestasi di Shell Eco Marathon Asia
Foto: Dok. ITS
A
A
A

JAKARTA – Tim mobil hemat energi asal Indonesia menorehkan prestasi dalam Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2019 dan Drivers’ World Championship Qualifier Regional Asia di Sirkuit Sepang, Malaysia. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Team 5 menjadi juara kedua dalam kompetisi SEM Asia 2019 kategori Urban - Concept-Hydrogen.

Selanjutnya mereka kembali merebut juara kedua dalam adu balap Drivers’ World Champion ship Qualifier Regional Asia kemarin. Prestasi ini membuat ITS Team 5 melaju ke Grand Final Drivers’ World Championship di London, Juli nanti. Mereka akan bersaing dengan tim unggulan dari Asia, Eropa, dan Amerika.

Di ajang ini para pengemudi yang memenangkan Driversí World Championship di tingkat regional akan saling berhadapan dalam balap mobil adu cepat dengan tetap menjaga efisiensi penggunaan sumber energi.

Baca Juga: Pertama di Dunia, Ilmuwan RI Teliti Dampak Geoengineering Radiasi Matahari

Sementara itu, berkat desain mobil yang bagus secara keseluruhan serta efisiensi energi, tim ITS Team 5 juga di anugerahi Penghargaan Pendatang Baru untuk Sumber Energi Hidrogen (Hydrogen Newcomer Award) dan mendapatkan hadiah berupa uang tunai senilai USD3.000.

“Kami sangat berbahagia karena kerja keras kami membuahkan hasil setelah menunggu bertahun-tahun. Kami sebelumnya telah berupaya sebaik mungkin di ajang SEM Asia 2012 dan 2014. Dan pada 2019 inilah kami berhasil,” kata tim Manager ITS Team 5 Ghalib Abyan kemarin.

Dia mengungkapkan, selama kompetisi berlangsung merasakan tantangan luar biasa. Namun, itu teratasi berkat latihan setiap pekan dan selalu melakukan evaluasi.

Baca Juga: Mengolah Limbah Jadi Bahan Baku Beton, Ini Cara Kerjanya

“Kunci keberhasilan kami adalah keyakinan bahwa Indonesia layak menjadi juara dunia di ajang kompetisi internasional,” ungkapnya.

Dalam SEM Asia 2019, selain enam tim mahasiswa Indonesia yang meraih penghargaan untuk kategori UrbanConcept, dua tim mahasiswa Indonesia juga meraih posisi juara untuk kategori Prototype. Tim Rakata dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyabet juara ketiga untuk kategori Prototype di kelas Inter nal Combustion Engine dengan rekor jarak tempuh 926 km/liter.

Selain itu, Semar Proto dari Universitas Gadjah Mada (UGM) juga berhasil mengamankan posisi ketiga untuk kelas Battery Electric dengan rekor jarak tempuh 387 km/kwh.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement