"Ini merupakan momentum bagi Perguruan Tinggi Swasta dan Perguruan Tinggi Negeri untuk bahu membahu memperkuat kolaborasi," kata Arif dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (27/4/2019).
Baca Juga: 445 Rektor Menghadiri Forum Rektor Indonesia di Kampus Unhas
Dalam kesempatan tersebut Arif juga menyampaikan visinya untuk memposisikan FRI secara eksternal di tengah berbagai isu. "Pada akhirnya orang akan memilih Perguruan Tinggi sebagai aktor, sebagai pilihan yang akan memberikan jawaban dan pikiran kemajuan di masa mendatang", katanya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu (Rektor Universitas Hasanuddi) terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan FRI 2019-2020.
Dwia menuturkan bahwa FRI telah berkiprah sebagai gerakan moral dan intelektual sejak reformasi 1998, senantiasa hadir dalam mengawal proses perubahan Bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, momen ini merupakan titik penting bagi sejarah kepemimpinan FRI.