Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Manfaat Matematika Epidemiologi dalam Penanganan Wabah Penyakit

Okky Wanda lestari , Jurnalis-Minggu, 17 Maret 2019 |15:00 WIB
Intip Manfaat Matematika Epidemiologi dalam Penanganan Wabah Penyakit
Foto: Ist
A
A
A

BANDUNG – Matematika memiliki banyak manfaat untuk kehidupan. Di bidang kesehatan, matematika ternyata memiliki peran dalam mempelajari penyebaran suatu wabah penyakit yang berbahaya. Bidang kajian mengenai hal tersebut dikenal dengan matematika epidemiologi.

Matematika epidemiologi yang dimaksud adalah model matematika yang mempelajari tentang pencarian sumber, penyebaran, pola, dan strategi penanganan dari sebuah wabah. Hal tersebut disampaikan Nuning Nuraini dari KK Matematika Industri dan Keuangan. Demikian seperti dilansir laman resmi ITB, Minggu, (17/3/2019)

Nuning menjelaskan, fungsi matematika epidemiologi ini memang bisa dipakai untuk menganalisis suatu wabah selama fenomenanya itu memiliki sumber dan cabang-cabang atau biasa disebut node. Metodenya pun bisa dijelaskan secara sederhana.

 Baca Juga: Warga 2 Distrik di Mimika Terserang Wabah Penyakit, Seorang Anak Meninggal

Ilmu ini memanfaatkan metode SIR (Susceptible, Infectious, Recovered) sebagai alat analisanya. Metode ini membagi kelompok dalam populasi sebagai potensi terinfeksi (S), terinfeksi (I), dan di luar dari kedua kategori tersebut (R), baik sembuh maupun meninggal.

“Ini mirip kan kalau kita analogikan sama demam artis? Kalau dalam populasi sedari awalnya tidak ada yang ngefans sama boyband tertentu semua orang masih berpotensi. Ketika ada fans berat masuk populasi tersebut, sangat mungkin ada orang lain yang terinfeksi ataupun lama kelamaan akan bosan (sembuh/meninggal),” tutur Nuning.

Menurut Nuning, ilmu ini sangat bermanfaat dan memiliki dampak besar, terutama dalam penanganan wabah penyakit. “Kita bisa lihat sekarang, masyarakat Indonesia kembali dihantui kasus demam berdarah, ITB tentu tidak diam saja, tim yang mewadahi keilmuan ini turut bekerja dan ikut memberikan saran dan solusi pencegahan,” ungkap Nuning.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement