JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera membuka pendaftaran calon mahasiswa di Politeknik PUPR di Semarang. Pendaftaran akan mulai dibuka pada pertengahan tahun ini.
Kepala BPSDM Kementerian PUPR Lolly Martina Martief mengatakan, nantinya mereka yang kuliah di sini akan mendapatkan jaminan sertifikat keahlian dari kampus. Sehingga ketika lulus bisa langsung bekerja.
Menurut Lolly, hal tersebut sesuai dengan komitmen pemerintah mendorong sertifikasi tenaga konstruksi. Apalagi saat ini masih kekurangan tenaga konstruksi yang bersertifikat.
Baca Juga: Kementerian PUPR Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa di Politeknik PUPR Tahun Depan
Seperti diketahui, industri konstruksi masih membutuhkan banyak tenaga kerja. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Konstruksi setiap kenaikan dana infrastruktur sebesar Rp 1 triliun dibutuhkan 14.000 tenaga konstruksi.
Di samping itu, data BPS tahun 2017 menunjukkan bahwa lulusan SMA mendominasi unskilled labour di Indonesia. Sebanyak 74% tenaga konstruksi merupakan level pekerja tukang atau pembantu tukang.
"Iya (dapat ijazah dan sertifikat) kan ada beberapa Politeknik seperti itu. Jadi nanti PUPR enak dapat management konstruksi dapat, dari LPJK, kalau bangunan gedung nanti dapat dari asosiasi profesi bangunan gedung," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (1/3/2019).