Menurut Lolly, rencananya alat-alat laboratorium yang ada di Politeknik PUPR merupakan hasil kerjasama dengan pihak asing, seperti Japan International Coorporation Associate (JICA) yang penyumbangkan alat laboratorium di Polteknik PUPR.
"Karena kami juga rencanannya kan untuk peralatan workshop laboratorium dapat bantuan dari JICA," ucapnya.
Tak hanya JICA, beberapa perusahaan asing pun diketahui siap memberikan sumbangan untuk Politeknik PUPR. Misalnya dari Australia yang siap memberikan bantuan berupa alat lab di bidang jalan.
Kemudian ada perusahaan asal Belanda yang siap memberikan bantuan di bidang Sumber Daya Air (SDA). Sebab, belanda sendiri terkenal dengan negeri kincir angin dan baik dalam hal pengelolaan air.
Baca Juga: Kementerian PUPR Akan Bangun Jembatan Tano Ponggol di Kabupaten Samosir