Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seleksi Politeknik Negeri Mulai Dibuka

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 07 Februari 2019 |09:49 WIB
   Seleksi Politeknik Negeri Mulai Dibuka
Foto: Okezone
A
A
A

Dari tahun ke tahun peminat dan pendaftar jalur ini meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat makin memahami keistimewaan belajar di politeknik. Melalui pendidikan vokasi maka mahasiswan akan diajari pengembangan keterampilan melalui komposisi praktikum dan teori dalam proses belajar mengajar.

Dia menambahkan, politeknik di Indonesia berkembang cukup pesat dan makin fokus mencetak generasi yang siap besaing di era global. Melalui beberapa program penguatan politeknik hingga upaya pengembangan mahasiswa melalui program sertifikasi, menunjukkan dukungan positif dari pemerintah untuk mengembangkan politeknik.

“Dengan motto Berkarya, Berprestasi, Menjadi Ahli, saya yakin ke depan pendidikan politeknik akan mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa,” ujarnya optimistis.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa pendidikan vokasi dan revitalisasi politeknik merupakan salah satu program prioritas Kemenristekdikti. “Saat ini, pendidikan vokasi menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kerja yang produktif dan kompetitif karena lulusan politeknik akan mampu menjadi tulang punggung penyiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang profesional,” ujar Menristek-Dikti.

Pengamat pendidikan tinggi Edy Suandi Hamid berpendapat, meski pemerintah gencar mempromosikan politeknik sebagai kampus pencipta tenaga terampil. Namun sejauh ini belum terlihat peningkatan signifikan calon mahasiswa untuk masuk politehnik ataupun pendidikan vokasi pada umumnya.

“Sebab lulusan SMA itu masih lebih tertarik masuk ke perguruan tinggi umum. Perguruan tinggi umum itu dianggap lebih prestisius dimata masyarakat dan juga fleksibel mencari kerja,” katanya.

Mantan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) ini menjelaskan, walaupun banyak pihak yang mendengungkan lulusan politehnik atau vokasi sangat dibutuhkan bursa kerja namun fakta di lapangan penyerapan lulusannya masih biasa-biasa saja. “Mengapa? Karena lulusan politeknik banyak yang masih belum memenuhi kuakifikasi teknis yang dibutuhkan pasar kerja,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, seharusnya pemerintah memperbaiki dulu kualitas politeknik. Menurut Edy, yang harus diperbaiki ialah kualitas laboratoriumnya. Sebab politeknik lebih banyak praktek, sehingga lulusannya pun bisa sesuai dengan harapan pasar. Jika ini terjadi, maka lulusan politeknik pun baru bisa dinikmati. (Neneng Zubaidah)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement