“Misalnya di Universitas Khairunkan kemampuannya dalam pengembangan minyak atsirikan belum (baik). Nah, kita minta nanti kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) atau IPB,” jelasnya. Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria menjelaskan bahwa pihaknya telah memiliki 460 inovasi yang dianggap prospektif untuk bisnis. Dia menjelaskan, inovasi yang sudah spinoff seperti padi IPB 3S yang memiliki potensi 11,4 ton per hektare yang saat ini sudah ditanam di 26 provinsi. Selain itu, pihaknya juga tengah mengembangkan pepaya Calina sebagai bibit unggul pepaya berbuah manis yang benihnya sudah dikirim ke enam provinsi dan 11 mancanegara.
IPB juga telah membuat pro duk olahan seperti beras analog yakni beras yang terbuat dari singkong, beras dari sagu, dan juga beras dari jagung. Se lain itu, juga telah menghasilkan lipstik dan pomade dari rumput laut.
(Neneng Zubaidah)
(Feby Novalius)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik