‘Tidak senang’ menang?
Kepada VOA Indonesia, Rizka mengaku “tidak senang, takut, kaget dan langsung stress,” saat mengetahui bahwa dia memenangkan kompetisi komik dunia ini.
“Soalnya langsung kepikiran ujian nasional dan seleksi masuk perguruan tinggi. Takutnya nanti terlalu sibuk, jadinya berantakan,” ungkap Rizka.
Setelah diumumkan sebagai pemenang, Rizka harus menyelesaikan cerita dan ilustrasi komiknya sebelum nanti dicetak pada Juli 2019.
Dan membayangkan seluruh proses pembuatan komik ini membuatnya merasa kewalahan. “Saya lebih suka menggambar. Yang paling susah itu menentukan ceritanya.”
Namun, Rizka mengaku akan menyelesaikan semuanya sebaik yang dia bisa karena berbagai hal menarik menunggu di hadapannya.

Bagaimana tidak, Juli 2019 komiknya tersebut akan dipamerkan di Forum Politik Tingkat Tinggi tentang Pembangunan Berkelanjutan di Markas Besar PBB, New York. Dan Rizka akan diterbangkan, ikut berada di sana.
Tidak hanya itu, buku komiknya nanti akan dicetak dan disebarkan ke lebih dari 100.000 sekolah di seluruh dunia.
Dia ingin berkuliah di Insitut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta atau Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB). Pilihan untuk berkuliah di luar negeri juga dipertimbangkannya.
“Setelah komik Cipta keluar, semoga bisa menginspirasi teman-teman jadi kreatif. Karena mengekspresikan diri, selain bisa mengembangkan bakat juga bisa melepaskan stress. Saya juga berharap mereka bisa speak up buat diri mereka sendiri,” pungkas Rizka.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik