JAKARTA - Gempa dan tsunami dengan magnitudo 7,4 terjadi pada Jumat sore, 28 September lalu di Palu-Donggala. Hal itu mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan lebih dari seribu orang meninggal.
Menanggapi kejadian ini, berbagai upaya penanganan dan berbagai bantuan, baik dari dalam maupun luar negeri terus berdatangan .
Namun, penanganan korban bencana tentu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada spesifikasi dan kondisi khusus yang harus diterapkan di berbagai daerah kebencanaan, menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan wilayah di mana bencana terjadi.
Baca Juga : Sri Mulyani Siap Tambah Anggaran Penanganan Gempa Donggala dan Palu
Untuk itu, Dekan Fakultas Kedokteran UI (FKUI), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, yang telah mempunyai banyak pengalaman sebagai relawan kedokteran di berbagai daerah bencana memberikan beberapa catatan yang dapat menjadi patokan untuk penanganan korban di pengungsian, terutama di daerah Palu-Donggala.
Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan di lingkungan pengungsi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala. Berikut ini 11 rekomendasi mengenai kelayakan pengungsian.