
Badan Riset Nasional ini, lanjut dia, mempunyai manfaat lebih tinggi, anggaran lebih fokus, lebih rasional, relevan dan nanti bergerak lebih cepat.
"Saya tidak melihat ini pro dan kontrak dan ini jangan menjadi kepentingan sendiri tapi kepentingan nasional agar lebih baik," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan sudah sepantasnya Indonesia memiki Badan Riset Nasional dalam menyongsong Indonesia Emas di 2045. Namun Megawati mengingatkan, riset harus ditujukan pada kesejahteraan rakyat dan sebagai pilar negara berdikari.
Pernyataan ini disampaikan Megawati Soekarnoputri di hadapan 11 profesor riset yang tergabung dalam Forum Nasional Profesor Riset (FNPR) di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis 15 Maret 2018.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik