"Kita sudah melakukan MoU dengan kepala Diknas Provinsi dan kemudian diikuti dengan MoU ke pada sejumlah sekolah," ujaranya.
Ia mencontohkan, SMPN 2 Kendari telah melakukan MoU dengan SMAN 9 Kendari. Jadi, SMAN 9 akan meminjamkan komputernya kepada SMPN 2 Kendari, begitupun sebaliknya, karena waktu pelaksanaan ujian antara SMP dan SMA berbeda.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan sejauh ini Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga tidak pernah melakukan pemaksaan agar sekolah menjadi peyelenggara UNBK. Tetapi semua itu berasal dari kemauan pihak sekolah.
"Kita tidak pernah memaksa sekolah. Jadi, pada saat kita melakukan sosialisi sebanyak dua kali, kita menyuruh semua sekolah membuat dan memasukkan kesiapaannya untuk mengikuti UNBK dan ternyata semua membuat pernyataan ingin ikut UNBK,"tutupnya.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik