Sukses Menulis Essay on The Spot Beasiswa LPDP

Susi Fatimah, Okezone · Jum'at 26 Januari 2018 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 65 1850722 sukses-menulis-essay-on-the-spot-beasiswa-lpdp-dLcZ2mvgzV.jpg Foto: Shutterstock

JAKARTA - Dari empat esai yang lumrah diminta oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), essay on the spot pada tahapan seleksi substansilah yang dianggap sulit. Dalam essay on the spot ini, para pelamar akan sulit menebak apa yang akan ditulis sebab setiap isu yang berkembang berpotensi dijadikan bahan tulisan.

"Untuk persiapan essay on the spot dan leaderless group discussion (LGD), setiap hari saya membaca koran nasional dan lokal, membaca majalah, nonton berita dan memantau berita online. Selain itu, saya petakan 10-15 isu dalam sehari. Memang terkesan ribet, tapi itu yang saya lakukan demi kelulusan saya di seleksi substansi," tutur Penerima Beasiswa LPDP 2017 Program Magister Luar Negeri, Shulhan Rumaru kepada Okezone, Jumat (26/1/2018).

(Baca juga: Tips Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP)

Tantangan lainnya, sambung Shulhan, bahasa yang digunakan untuk menulis essay on the spot bagi calon pelamar LPDP luar negeri adalah bahasa Inggris. Sehingga, mau tidak mau, suka tidak suka, kamu harus latihan menulis dalam bahasa Inggris. Berikut beberapa tips dalam menulis essay on the spot.

1. Tulislah essay on the spot dengan pola deduktif-induktif. Hal ini mempermudah pemetaan informasi yang hendak ditulis dan pengunaan kosa katanya pun lebih umum jika diwajibkan menulis dalam bahasa Inggris, minimal 4-6 paragraf atau setara 150-350 kata.

2. Sistematika penulisan bisa menggunakan penulisan esai pada umumnya, terdiri dari paragraf pembuka, isi tulisan (jelaskan inti permasalahan dan tawarkan solusi), dan penutup atau kesimpulan umum.

3. Pantau perkembangan isu terbaru dari berbagai media dan petakan semua isu secara sistematis dan terstruktur, bila perlu gunakan metode mind mapping. Hal ini sangat membantu kamu memahami suatu isu secara komprehensif dan memudahkan untuk menuangkan dalam tulisan bahkan menjelaskannya pada tim penguji jika kebetulan isu itulah yang diujikan dalam tahapan seleksi Leaderless Group Discussion (LGD) maupun dalam wawancara.

(Baca juga: Tips Jitu Lolos Seleksi Esai Beasiswa LPDP)

4. Cobalah menulis 2-3 isu dalam sehari, baik menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kemudian, carilah teman atau dosen untuk mengoreksi tulisan yang kamu buat. Hal ini sangat bermanfaat sebagai bahan evaluasi tulisan.

5. Sesuaikan durasi menulis kamu dengan ketentuan LPDP yaitu 30 menit saja.

Sekalipun essay on the spot ini nampak agak "menyeramkan", kamu jangan sampai terbawa atmosfer dan akhirnya menjadi stres sendiri. Lakukanlah hal-hal menyenangkan dalam hidup kamu sambil secara serius luangkan waktu untuk latihan menulis essay on the spot.

Selamat mencoba!

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini