JAKARTA – Jelang akhir tahun, masih ada sejumlah masalah yang menjadi catatan dalam dunia pendidikan di Tanah Air.
Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema menilai, kualitas pendidikan di Indonesia tidak bisa dinilai baik atau buruk. Hanya bila dibandingkan, kualitasnya bisa dibilang relatif.
“Kualitas pendidikan relatif, tidak bisa dipukul rata. Sangat variasi. Bila dibandingkan dengan internasional, masih sangat memprihatinkan,” ucapnya kepada Okezone, Senin (11/12/2017).
Masalahnya, Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang memiliki perbedaan tingkat infrastruktur, transportasi, ekonomi yang belum merata. Sehingga untuk menentukan kualitas pendidikan di Tanah Air tidak bisa disentralisasi.
“Ada yang sangat maju, ada yang tertinggal. Yang tertinggal itu berada di pelosok, dengan sedikit tenaga guru,” sambungnya.