"Pengeringan padi atau gabah dengan alat ini mampu meningkatkan penghasilan para petani. Harga gabah kering yang dihasilkan bisa dijual seharga Rp8.000 per kilogram, walaupun ada pengurangan berat pada saat proses penggilingan, penghasilan para petani tetap meningkat 35 persen," katanya.
Dia menjelaskan proses pengeringan dengan metode konvensional memerlukan waktu lima hari untuk 10 ton padi, sedangkan menggunakan mesin pengering gabah ini padi sebanyak 10 ton bisa dikeringkan dalam waktu satu hari.
Penggunaan motor listrik dengan daya rendah, ukuran alat yang tidak terlalu besar, adanya gir pemutar dan pengatur suhu menjadi keunggulan alat ini.
"Pengeringan bisa dilakukan sewaktu-waktu. Hasil pengeringannya pun memiliki kualitas yang lebih baik. Kadar air terkontrol dengan baik yaitu 14-15 persen dengan warna kulit padi yang lebih cerah. Kondisi ini meminimalkan adanya padi yang busuk saat penyimpanan setelah dikeringkan," katanya pula.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik