Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terjaring Operasi Simpatik Candi, Pelajar Dihukum Sungkem ke Orangtua

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 02 Maret 2017 |18:15 WIB
Terjaring Operasi Simpatik Candi, Pelajar Dihukum Sungkem ke Orangtua
Pelajar terjaring razia sungkem ke orangtua (Foto: Bramantyo/Okezone)
A
A
A

KARANGANYAR - Operasi Simpatik Candi 2017 yang digelar Polres Karanganyar dipenuhi rasa haru. Pasalnya pelajar sekolah yang terkena razia mendapat tugas sungkem pada orangtua.

Usai mendapat tausiyah dari Ustadz Ipda Haji Rohmat, pelajar yang terjaring razia dikumpulkan dalam satu ruangan di ruang pertemuan Satpas SIM Sat Lantas Polres Karanganyar. Selanjutnya orangtua dan juga guru dari siswa yang terkena razia dipertemukan.

"Kita gelar ini untuk tingkatkan kedisiplinan bagi pelajar, agar terhindar dari kecelakaan yang melibatkan pelajar serta mengurangi pelanggaran berlalu-lintas dan menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas," jelas Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada Okezone, Kamis (2/3/2017).

Untuk itu lanjut Ade, para murid harus melakukan sungkem dan meminta maaf pada orangtua berjanji untuk tidak akan mengulangi perbuatannya yang dituangkan dalam surat pernyataan dan disaksikan langsung oleh petugas Polres Karanganyar.

"Karena ada sebagian anak yang nekat mengendarai motor tanpa izin orang tua," lanjut Ade.

Polres Karanganyar menjaring pelajar yang belum memiliki kelengkapan mengemudi seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk diberikan sosialisasi terkait kesadaran dalam berlalu lintas.

"Ide ini sebagai bentuk keprihatinan Polres Karanganyar karena banyaknya kecelakaan yang melibatkan pelajar sehingga Polres Karanganyar perlu membuka wawasan agar lebih bisa toleransi di jalan raya," lanjut Ade

Setidaknya ada 69 pelajar yang terkena razia, dan sebagai hukumannya mendapatkan siraman rohani oleh ustad dari Polres Karanganyar yaitu Ustadz Ipda Haji Rohmat.

(Susi Fatimah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement