Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SBMPTN 2016, dari Farmasi Banting Setir ke Jurusan Tari

Iradhatie Wurinanda , Jurnalis-Kamis, 02 Juni 2016 |06:13 WIB
SBMPTN 2016, dari Farmasi Banting Setir ke Jurusan Tari
Ilustrasi: Ujian keterampilan pada SBMPTN. (Foto: Iradhatie W/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lulus dari SMK dengan jurusan farmasi tidak menjamin seseorang melanjutkan studi di bidang tersebut, seperti menjadi seorang apoteker. Hal tersebut dialami oleh salah satu peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016, Wulan Apriliani. Alih-alih mendaftar jurusan farmasi, dia malah memilih prodi seni tadi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Wulan mengaku, seni tari UNJ menjadi pilihan keduanya pada SBMPTN 2016. Sedangkan di pilihan pertama, cewek kelahiran 29 April 1999 itu mengambil jurusan pendidikan ilmu pengetahuan sosial UNJ.

"Kemarin saya ikut ujian soshum. Sekarang ujian keterampilan SBMPTN 2016 karena di pilihan kedua saya ambil seni tari," ujarnya kepada Okezone, usai mengikuti uji keterampilan seni tari di UNJ.

Banting setir di bidang ilmu sosial dan seni dipilih Wulan lantaran sekolah di jurusan farmasi sangat sulit. Alumnus SMK Ar Raisiyah Husada itu mengatakan, orangtuanya justru mendukung keputusannya. Apalagi dia merasa punya bakat menari.

"Kalau menari memang hobi. Saya juga ikut sanggar selama delapan bulan belakangan. Untuk persiapan hari ini saya latihan di rumah saja," terangnya.

Kendati beralih minat, cita-cita Wulan tetaplah menjadi seorang apoteker. Selain alasan sulitnya pelajaran, dia tak menampik bahwa kuliah di bidang tersebut membutuhkan biaya yang mahal.

"Kuliah apoteker mahal dan susah. Kemarin saja menjawab soal saya pusing, hari ini uji keterampilan saya juga sempat bingung saat ditanya penguji SBMPTN 2016 mengapa seni tari di pilihan kedua," ucapnya.

Kendati demikian, Wulan tetap optimistis bisa tembus di salah satu pilihannya. Dengan ditemani oleh sang kakak, dia bertekad jika diterima di salah satu prodi pilihannya itu akan berusaha belajar yang terbaik.

"Pertama tentu inginnya diterima di pilihan pertama, yakni pendidikan IPS. Tetapi di seni tari juga mau karena suka menari," tutupnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement