Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Beli 'Vitamin' UN Seharga Rp8 Juta

Erie Prasetyo , Jurnalis-Kamis, 07 April 2016 |17:19 WIB
Sekolah Beli 'Vitamin' UN Seharga Rp8 Juta
Bocoran kunci jawaban ujian nasional 2016. (Foto: Erie P/Okezone)
A
A
A

MEDAN - Kunci jawaban ujian nasional (UN) 2016 tingkat SMA/sederajat beredar di Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). Bocoran soal dan kunci jawaban UN tersebut juga ditemukan di beberapa daerah Indonesia.

Seorang sumber menyebutkan, pihak sekolah membeli kunci jawaban UN seharga Rp8 juta untuk semua mata pelajaran pada UN 2016. Oknum yang terlibat dalam penyebaran kunci jawaban UN di Sumut menyebut kunci jawaban dengan kode "vitamin".

(Baca juga: Kode untuk Bocoran Kunci Jawaban UN 2016)

Menurut sumber, "vitamin" UN seharga Rp8 juta tersebut merupakan paket kunci jawaban SMK yang berisi empat mata pelajaran ujian nasional 2016. Pihak sekolah memberikan uang tersebut kepada koordinator penyebar kunci jawaban UN untuk digunakan dalam proses mendapatkan kunci jawaban.

"Harganya Rp8 juta untuk empat mata pelajaran SMK. Iya kepala sekolah yang ambil kunci jawabannya. Kunci jawaban ini untuk UN yang biasa, bukan untuk UN komputer (UNBK)," jelas seorang wakil kepala sekolah SMK di Deliserdang, Kamis (7/4/2016).

(Baca juga: Siswa Pemakai 'Vitamin' UN Dijamin Dapat Nilai Tinggi)

Dia menjelaskan, oknum yang memberikan kunci jawaban tersebut baru bisa memberikan kunci jawaban UN SMK dan SMA dengan sistem ujian nasional berbasis kertas. Sedangkan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) oknum tersebut belum bisa memberikan kunci jawabannya.

"Kunci jawaban ini pernah dicoba untuk ujian pakai komputer (UNBK), tapi soalnya berbeda. Jadi tidak bisa dipakai. Tahun 2015, soal SMK dan SMA sama, tapi tahun ini juga berbeda, kuncinya juga berbeda," jelasnya sembari memberikan kunci jawaban dan fotokopi soal UN tingkat SMK.

(Baca juga: Siswa SMA Bahas Jawaban UN di Grup Line)

Terpisah, Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut, Abyadi Siregar mengatakan akan menindaklanjuti segala temuan kecurangan UN di Sumut.

"Temuan Ombudsman masih didapat di SMAN 2 Medan. Kami belum ada temuan di tempat lain. Dugaan kunci jawaban di SMAN 2 sudah kami laporkan ke Ombudsman pusat dan juga ke Puspendik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujar Abyadi.

(Baca juga: Ombudsman Temukan Bocoran Kunci Jawaban UN 2016)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement