Share

Batal Di-DO, Ini Kabar Terbaru Ketua BEM UNJ

Iradhatie Wurinanda, · Kamis 07 Januari 2016 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 07 65 1283105 batal-di-do-ini-kabar-terbaru-ketua-bem-unj-cF9BUe4CPi.jpg Ketua BEM UNJ Ronny Setiawan. (Foto: BEM UNJ)

JAKARTA - Setelah rekonsiliasi dengan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Dr Djaali, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ, Ronny Setiawan resmi menjadi mahasiswa aktif lagi di kampusnya. Dengan demikian, mahasiswa angkatan 2011 tersebut siap meneruskan studinya yang sudah memasuki tingkat akhir.

"Kabar terbaru setelah peristiwa kemarin, alhamdulillah sehat. Saya bersyukur, dari waktu diberi SK drop out (DO) sampai dicabut masih diberi kesehatan," ungkapnya saat dihubungi Okezone, Kamis (7/1/2016).

Ronny mengaku, merasa lega bisa menjadi mahasiswa aktif lagi. Sebab, hal tersebut membuat kedua orangtuanya tenang, setelah beberapa hari yang lalu dilanda kekhawatiran lantaran anaknya terancam dipecat dari kampus.

"Senang saat melihat orangtua tenang kembali. Sejak awal saya juga selalu menenangkan. Saya bilang kepada mereka kalau keputusan masih bisa berubah karena SK tersebut dikeluarkan tanpa alasan yang jelas," terangnya.

Dari awal Rektor UNJ mengeluarkan SK DO, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia ini sudah merasakan ada sesuatu yang janggal. Apalagi, dirinya dituduh melanggar Undang-Undang ITE. Padahal, dia sendiri tak merasa melakukan fitnah, ancaman, atau penghasutan melalui media sosial.

"Saya dan rekan-rekan BEM tidak bermaksud memfitnah rektor. Tapi ya seperti dijelaskan sebelumnya, ini miskomunikasi karena ada salah interpretasi mengenai ajakan yang diserukan kepada teman-teman untuk aksi peduli kampus," paparnya.

Ronny pun enggan untuk berlarut-larut dalam keterpurukan. Dia ingin fokus untuk menyusun skripsi mengingat tugasnya sebagai Ketua BEM akan segera berakhir.

"Setelah lulus, saya ingin mengabdi untuk menjadi guru kimia. Semoga pengurus BEM setelah saya lengser nanti bisa tetap lantang untuk menerapkan kebenaran," tukasnya. (ira)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini