Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buat Mesin CNC Mini, ITS Raih Penghargaan Kemristekdikti

Afriani Susanti , Jurnalis-Sabtu, 26 Desember 2015 |20:12 WIB
Buat Mesin CNC Mini, ITS Raih Penghargaan Kemristekdikti
Raih penghargaan dari Kemristekdikti karena ciptakan mesin CNC mini. (Foto: Dok. ITS)
A
A
A

JAKARTA - Salah satu mesin yang dibutuhkan dunia industri adalah Computer Numerical Control (CNC). Mesin ini dapat memproses program yang kompleks serta sangat berguna dalam memeriksa keakuratan data, kepresisian, dan keseragaman produk yang didapat sehingga ekonomis.

Sayangnya, harga mesin CNC masih mahal. Padahal keberadaannya sangat krusial dalam mendukung roda industri.

Menjawab tantangan ini, civitas akademi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang tergabung dalam Tim Mecatronics Technologi Center (MTS) pun membuat mesin mini Mobile Training Unit CNC. Salah satu peneliti, Dr Hendro Nuhadi Dipl, Ing PhD menjelaskan, melalui inovasi tersebut, pihaknya ingin agar masyarakat bisa menghilangkan pemikiran mengenai mahalnya mesin CNC.

"Selain itu juga untuk mereduksi pemikiran mengenai tingginya investasi yang diperlukan serta sulitnya dalam pengoperasian dan penempatan CNC," tutur Hendro, seperti dinukil dari laman ITS, Sabtu (26/12/2015).

Hendro meyakini, mesin CNC mini tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh dunia industri, tetapi juga dunia pendidikan. Cita-citanya, membuat mesin CNC yang bisa dioperasikan mahasiswa dengan lebih mudah.

"Saya ingin seperti handphone. Yang dulunya besar dan mahal, sekarang menjadi murah dan praktis," imbuhnya.

Alumnus National Taiwan University of Science and Technology ini menjelaskan, riset untuk membuat mesin CNC mini dimulai sejak 2010. Selain itu, riset lanjutan pun dibutuhkan untuk mengembangkan inovasi tersebut mengingat banyak keuntungan besar yang bisa dipetik, salah satunya pada keakuratan data.

"Keberadaan mesin ini tidak berarti mengurangi pekerja, tapi mengajarkan pekerja bagaimana mengoperasikannya. Selain itu kita juga harus melek akan kebutuhan manufaktur yang sangat tinggi," imbuhnya.

Berkat inovasi mesin MTU CNC ini, tim MTC ITS mendapat sebuah penghargaan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Saat ini, tim MTC ITS sendiri telah memproduksi 18 unit mesin MTU CNC. Hendro berharap agar produksi MTU CNC ini bisa melibatkan masyarakat demi mempersiapkan diri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"CNC ini menerapkan asas oleh kita, untuk kita dan dari kita. Dan sudah menjadi kewajiban kita untuk dapat berkontribusi langsung ke masyarakat," tandasnya. (afr)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement