Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pikir Ulang Sebelum "HTS-an" dengan Teman Kampus

Pikir Ulang Sebelum
Ilustrasi Foto: dok. Florensia Sonia.
A
A
A

APA sih HTS itu? Para remaja masa kini pasti sudah tidak asing dengan sebutan HTS alias hubungan tanpa status. Sesuai sebutannya, HTS adalah hubungan antara seorang pria dengan wanita yang layaknya teman biasa namun bisa dikatakan intim atau mesra. Tetapi, status mereka bukanlah berpacaran.

Kira-kira mengapa orang-orang betah dan nyaman dengan hubungan tanpa status ini? Berikut beberapa keuntungan dari HTS:

1. Hubungan lebih santai

Yap, seperti namanya, hubungan tanpa status tidak terikat dengan status pacar. Jadi kedua pihak sebenarnya lebih bebas untuk dekat dengan siapa saja tanpa larangan dari masing-masing pihak. Orang-orang yang berhubungan tanpa status biasanya cenderung tidak mudah cemburu terhadap pasangannya dan lebih toleran sehingga kedua pihak dapat sama-sama menjalankan aktivitas masing-masing.

2. Tidak ada kata putus

Dalam hubungan tanpa status tidak ada kata putus karena memang tidak berpacaran. Jika pasangan yang pacaran menghadapi konflik, bisa jadi berujung kata putus untuk mengakhiri hubungan. Setelah itu, banyak juga yang malah berbalik saling memusuhi. Meski begitu, banyak juga pasangan yang tetap berteman baik setelah putus. Jadi, tidak mudah mengakhiri HTS hanya dengan satu kata, yaitu "putus".

3. Mendapat perhatian

Layaknya orang berpacaran, berhubungan tanpa status juga membuat kedua pihak saling menyayangi, menjaga, dan memberikan perhatian. Orang yang berhubungan tanpa status juga menyisakan waktu di tengah kesibukan untuk sekedar bertemu minum kopi bersama atau melakukan apa pun asalkan bisa melihat si dia yang disayang. Kita juga bisa melepas penat dengan menceritakan hal apa saja yang terjadi sepanjang hari. Kita memiliki orang yang dapat dipercaya dan diandalkan, begitu pula sebaliknya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement