Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terancam Tak Bisa UN, Ribuan Siswa Lakukan Demo

Sony Hermawan , Jurnalis-Kamis, 26 November 2015 |14:13 WIB
Terancam Tak Bisa UN, Ribuan Siswa Lakukan Demo
Siswa sedang mengerjakan UN. (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

SURABAYA – Ribuan pelajar dari Yayasan Trisila berunjuk rasa di Gedung DPRD Surabaya menolak penutupan sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Aksi tersebut dilakukan karena penutupan sekolah akan membuat mereka terancam tak bisa mengikuti ujian nasional (UN). Di samping para siswa, para guru dan wali murid juga terjun dalam demonstrasi itu.

Pencabutan izin operasional sekolah dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M Ikhsan, lantaran adanya sengketa antara Yayasan Trisilia dengan PT Rajawali di pengadilan. Atas tindakan tersebut, demonstran mengecam agar permasalahan yang membelit yayasan tidak mengorbankan kepentingan pelajar.

"Sekolah telah mendapat surat pencabutan operasional, akibatnya siswa kelas III terancam tidak bisa mengikuti UN," ujar Vega Dewi Pramesti, salah satu siswa SMK Trisilia, Kamis (26/11/2015).

Sementara Ketua DPRD Surabaya yang menemui para pelajar menegaskan akan berusaha menyelesaikan permasalahan tersebut dengan memanggil Kadisdik Surabaya M Ikhsan untuk dimintai keterangan. (ira)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement