Keunggulan EI-GUN adalah menggunakan sistem electrik dan portable. Walaupun menggunakan sistem bertenaga listrik, alat tersebut tidak akan menyakiti ternak jika terjadi arus hubungan pendek (korsleting), terkena air atau kesalahan lainnya, sebab sudah dimodifikasi secara khusus. Pada penyempurnaannya, alat EI-GUN itu nantinya akan dilengkapi dengan mini camera medis dan Tft lcd yang berguna untuk mempermudah mendesposisikan semen pada serviks ternak betina.
"Saya berharap, alat EI-GUN itu dapat membawa perubahan yang lebih baik demi kemajuan peternakan di Indonesia," ujarnya.
Alat yang telah terdaftar Hak Paten di Sentra HKI LP3M itu, berhasil mengantarkan lima mahasiswa tersebut melaju pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-28 di Universitas Halu Oleo, Kendari-Sulawesi Tenggara. Kompetisi riset tahunan bagi mahasiswa Indonesia itu akan diselenggarakan pada 5-10 Oktober.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik