Share

Anak Muda Jadi Peneliti Lagi Ngetren

Afriani Susanti , Okezone · Selasa 25 Agustus 2015 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 25 65 1202357 anak-muda-jadi-peneliti-lagi-ngetren-jp2H2wR0bT.jpg LKIR buatan LIPI menarik minat banyak anak muda untuk meneliti. (Foto: Afriani S/Okezone)
JAKARTA - Belakangan ini tren meneliti di kalangan anak muda kian marak. Salah satu penyebabnya, makin banyak kompetisi riset bagi mereka.

Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), misalnya. Sejak digelar pertama kali pada 1969 silam, kegiatan besutan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu makin diminati. Buktinya, proposal penelitian yang masuk ke panitia juga semakin banyak meski dari segi kualitas masih harus diuji.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko menilai, meningkatnya tren meneliti di kalangan anak muda itu bisa jadi karena penerapan Kurikulum 2013. "Sebab, kurikulum ini mengintegrasikan sains dan mengajarkan siswa untuk melihat suatu masalah dari berbagai sudut," kata Handoko di LIPI, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Penyebab lainnya, imbuh Handoko, paparan media massa yang menampilkan banyak penelitian hasil karya anak bangsa. "Dari inovasi tersebut, banyak dari peneliti muda itu pergi ke berbagai negara. Minat meneliti pun jadi bertambah," tuturnya.

Sementara itu, Kepala LIPI Prof Iskandar Zulkarnain, menekankan pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Sebab, iptek menjadi dasar lahirnya inovasi yang kemudian dapat mendorong kemandirian bangsa.

"Terlebih lagi, sebentar lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sehingga perlu terus memajukan iptek serta kualitas sumber daya manusia (SDM). Indonesia perlu generasi yang mencintai bangsanya," ujar Iskandar.

LKIR sendiri bertujuan menanamkan kecintaan akan riset sejak dini. Tidak hanya itu, kata Iskandar, para pesertanya pun akan dibimbing langsung oleh peneliti-peneliti ahli LIPI.

"Meskipun nantinya para finalis tidak semua menjadi ilmuwan, bimbingan yang didapatkan bisa membentuk pola pikir mereka dalam menjalani kehidupan di masyarakat," tambahnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini