Advertisement
Advertisement

Lima Jurus Jitu Tangkis Plonco Saat Ospek

Lima Jurus Jitu Tangkis Plonco Saat Ospek
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA – Mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) adalah momentum yang mendebarkan di mana mahasiswa baru kerap dikerjai oleh para senior di kampus. Seringkali mahasiswa baru disuruh panitia Ospek mengenakan benda-benda unik dan membawa barang yang sulit dicari untuk dibawa ke kampus.

Meski mengesalkan dan mengiris hati disuruh ini itu, Ospek merupakan sebuah kewajiban. Sebagai mahasiswa baru apa yang ditugaskan oleh para senior saat Ospek harus dikerjakan meskipun pahit adanya.

Jika mahasiswa baru melanggar ketentuan dengan tidak mengenakan dan membawa apa yang menjadi permintaan panitia Ospek, siap-siap saja mahasiswa baru tersebut akan diplonco. Begitu kira-kira yang akan dihadapi mahasiswa baru.

Lantas, apa saja yang harus dilakukan mahasiwa baru untuk menangkis plonco dari senior yang menjadi panitia Ospek. Ini lima cara menghindari bentuk perploncoan.

Pertama, jika senior ingin melakukan plonco, mahasiswa baru harus balik menakuti senior dengan mengaku mempunyai kakak atau saudara yang juga senior di kampus tersebut. Hal ini bisa saja menciutkan nyali senior untuk mengerjai mahasiswa baru jika mempunyai bekingan kakak kandung atau saudara di kampus yang sama.

Kedua, mahasiswa yang coba diplonco senior harus berani mengadukan kepada pihak kampus jika mengalami muatan kekerasan baik verbal, psikis, seksual maupun fisik. Jangan pernah takut terhadap senior bila mereka melakukan perilaku yang tidak beradab.

Ketiga, mahasiswa baru yang bakal dikerjai seniornya harus kompak untuk mengatakan tidak atas perbuatan yang tidak manusiawi dari para senior. Laporkan kepada orangtua atau masyarakat jika tindakan kekerasan di kampus tersebut dianggap keterlaluan. Bila perlu sebarkan kepada media jika adanya perilaku kekerasan di kampus tersebut.

Keempat, agar terhindar dari perbuatan yang tidak menyenangkan dari para senior saat Ospek, mahasiswa baru harus menunjukan hormat kepada mahasiswa senior dan mengerjakan apa yang menjadi PR ketika Ospek berlangsung. Lagipula, Ospek hanya berlaku sebentar dan bukan berarti harus tunduk dikerjain terus-terusan mahasiswa senior.

Sebagai warga lama di kampus mahasiswa senior ingin sekali dihormati adik-adik kelasnya. Karena hal ini sebagai bentuk tanggungjawab mahasiswa baru jika sudah mulai tahapan perkuliahan.

Kelima, bagi mahasiswa baru diharap jaga perilaku ketika Ospek berlangsung. Tidak bersikap sombong, judes, angkuh, dan bergaya bak artis di hadapan senior. Sebab, panitia Ospek kerap mencari sasaran ploco yakni mahasiswa baru yang dianggap tengil dan belagu.

Maklum, mahasiswa senior yang sudah lama menginjak bangku kuliah tidak ingin disaingi para mahasiswa baru yang ingin kuliah di kampus.

Nah, trik-trik ini mungkin bisa digunakan mahasiswa baru menghindari bentuk bully dari senior. Namun begitu, mahasiwa baru jangan antipati terhadap Ospek. Sebab, tidak selama Ospek bermakna negatif.

Ospek memiliki tujuan menambah wawasan mahasiswa baru dalam penggunaan sarana akademik yang tersedia di kampus secara maksimal. Ospek juga memperkuat mental mahasiswa baru serta mempererat persaudaraan antara mahasiwa baru dan seniornya.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement