Share

Pendidikan di Papua Barat Kian Memprihatinkan

ant, · Kamis 02 Juli 2015 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 02 65 1175119 pendidikan-di-papua-barat-kian-memprihatinkan-xaWZb8N4wQ.jpg Dua murid SD di Papua hendak menuju sekolah mereka (foto: istimewa)

PAPUA BARAT - Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Barat Irene Manibuy mengatakan pendidikan dasar di provinsi itu sangat memprihatinkan dan perlu dibenahi oleh Dinas Pendidikan secara serius.

"Sejak dilantik menjadi Wakil Gubernur saya memantau aktivitas beberapa sekolah dasar di pinggiran Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat. Yang saya temukan sangat memprihatinkan aktivitas belajar tidak berjalan seperti yang diharapkan," kata Wakil Gubernur di Manokwari, Kamis (2/7/2015).

Dia mengatakan, aktivitas belajar sekolah dasar di ibu kota provinsi saja sudah tidak berjalan dengan baik, apalagi sekolah yang berada jauh dari ibu kota seperti di daerah-daerah terpencil.

"Masih ada pula orangtua siswa yang memasukkan proposal minta bantuan biaya pendaftaran anaknya masuk sekolah dasar kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat," kata Wagub.

Oleh karena itu, diharapkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar segera melakukan pembenahan terhadap pendidikan dasar di Provinsi Papua Barat.

"Saya akan turun melakukan sidak secara mendadak di sekolah dasar yang ada di Provinsi Papua Barat untuk melihat dan mengetahui secara langsung apa yang menjadi kendala sehingga pendidikan dasar di Papua Barat tidak berjalan maksimal," ujar Wagub.

Ia mengakui Provinsi Papua Barat masih kekurangan tenaga guru terutama guru sekolah dasar, namun Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten terus berupaya untuk menambah guru sekolah dasar dari tahun ke tahun.

Tahun ini Provinsi Papua Barat mendapat tambahan guru sekolah dasar dari Pemerintah Pusat melalui program guru garda depan sebanyak 70 orang untuk empat kabupaten yang kekurangan guru yakni Kabupaten Manokwari Selatan, Tambrauw, Sorong dan Raja Ampat.

Wagub lebih jauh mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat sedang menyurat pula kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menambah lagi jumlah guru sekolah dasar karena masih sangat kurang.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini