JAKARTA - Perpustakaan super Unika Atma Jaya sengaja dirancang agar mahasiswa tertarik belajar di perpustakaan. Sebab, ada saja alasan untuk enggak pergi ke perpustakaan, mulai dari atmosfer perpustakaan yang monoton sampai budaya membaca yang masih rendah. Namun suasana berbeda akan ditemui bila berkunjung ke perpustakaan super Unika Atma Jaya ini.
Super Library, demikian civitas akademika Unika Atma Jaya menyebutnya. Perpustakaan tersebut didesain dengan konsep minimalis berhiaskan berbagai warna menarik dan cerah. Menurut sang pustawakan, Nicholas Supay Tolok, makna di balik nama Super Library adalah perpustakaan menjadi pusat segalanya.
"Seperti supermarket, kita bisa mencari apa saja yang dibutuhkan di sini," kata Nicholas kepada Okezone, Rabu (1/4/2015).
Perpustakaan tiga lantai ini mengoleksi sekira 70 ribu judul buku. Lantai pertama merupakan perpustakaan umum. Lantai kedua berisi koleksi jurnal dan juga skripsi. Sedangkan lantai ketiga adalah perpustakaan khusus mengenai sosiologi dan bahasa. Di lantai tiga ini, mahasiswa juga bisa belajar TOEFL di ruangan khusus.