Menurutnya, lulusan SMK kelautan, perikanan, dan budidaya diproyeksikan akan mencukupi kebutuhan teknisi kelautan di Indonesia. Tidak sekadar lulus, ujar Mustaghfirin, para lulusan ini juga harus memenuhi standar kualifikasi, misalkan dari sertifikasi pada kualitas.
Oleh karena itu, Kemendikbud pun bekerja sama dengan kementerian lain yang dapat memberikan sertifikasi standar nasional. Misalnya, memfasilitasi lulusan SMK maritim lulus sertifikasi International Maritime Organization (IMO).
"Menko Maritim akan menyediakan 40 kapal untuk menjadi tempat praktik siswa-siswi secara bertahap," tuturnya.
Mustaghfirin menambahkan, ada 10 SMK perikanan dan kelautan unggulan yang menjadi SMK percontohan. Kesepuluh sekolah itu tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Maluku, Tual, dan Sulawesi Utara.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik