Advertisement
Advertisement

SMK Maritim Cetak SDM Kelautan Profesional

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2015 |11:45 WIB
SMK Maritim Cetak SDM Kelautan Profesional
Pemerintah menunjuk puluhan SMK kemaritiman sebagai rujukan pendidikan maritim dalam menciptakan SDM kelautan profesional di Indonesia. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)
A
A
A

CIREBON - Pendidikan di SMK kemaritiman akan diarahkan sebagai upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) kelautan profesional. Sebagai langkah awal, pemerintah pun menetapkan puluhan SMK kemaritiman sebagai rujukan.

Usai Workshop Sinergi Pengembangan Pendidikan Kelautan dan Perikanan di Asia Tenggara, di SMK Negeri 1 Mundu Cirebon, Jawa Barat, Selasa (3/3/2015), Direktur Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah (Ditjen Dikmen) Mustaghfirin Amin menjelaskan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Koordinator Kemaritiman (Kemenko Maritim) sepakat mengoptimalkan peran SMK kemaritiman dalam menyiapkan SDM yang mendukung pembangunan kemaritiman di Indonesia.

Kedua lembaga sepakat berfokus pada pengembangan kemaritiman untuk lima tahun ke depan. Salah satu kesepakatan tersebut adalah mengusulkan 10-20 SMK kemaritiman menjadi super-rujukan berstandar nasional dan internasional. Program revitalisasi SMK maritim ini melibatkan 400 sekolah.

"Salah satunya, SMKN 1 Mundu Cirebon ini. Kepala sekolah mendiskusikan SMK mana yang bisa berkembang sehingga ke depan kualitas dari lulusan bisa memenuhi kebutuhan lapangan," ujar Mustaghfirin.

Menurutnya, lulusan SMK kelautan, perikanan, dan budidaya diproyeksikan akan mencukupi kebutuhan teknisi kelautan di Indonesia. Tidak sekadar lulus, ujar Mustaghfirin, para lulusan ini juga harus memenuhi standar kualifikasi, misalkan dari sertifikasi pada kualitas.

Oleh karena itu, Kemendikbud pun bekerja sama dengan kementerian lain yang dapat memberikan sertifikasi standar nasional. Misalnya, memfasilitasi lulusan SMK maritim lulus sertifikasi International Maritime Organization (IMO).

"Menko Maritim akan menyediakan 40 kapal untuk menjadi tempat praktik siswa-siswi secara bertahap," tuturnya.

Mustaghfirin menambahkan, ada 10 SMK perikanan dan kelautan unggulan yang menjadi SMK percontohan. Kesepuluh sekolah itu tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Maluku, Tual, dan Sulawesi Utara.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement